TUHAN MEMAKAI YANG LEMAH
KABAR BAIK...
TUHAN MEMAKAI YANG LEMAH UNTUK MEMPERMALUKAN YANG KUAT.
Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih TUHAN untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih TUHAN untuk memalukan apa yang kuat (1 Kor 1:27).
Saat Anda dihadapkan pada suatu tantangan besar, apakah Anda secara otomatis mencari cara yang paling ampuh untuk menyelesaikan masalah tersebut?
Sahabat, itu bukanlah cara Tuhan berpikir.
Alkitab memberitahukan kita bahwa Tuhan memakai apa yang dunia anggap lemah, bodoh, tidak terpandang, dan hina, untuk merendahkan apa yang dianggap kuat.
“Apakah yang ada dalam tanganmu?”, Tuhan bertanya.
“Sebatang tongkat”, jawab Musa.
Dan dengan tongkat itu, ia mengadakan mukjizat-mukjizat dan mempermalukan kekuatan Firaun.
“5 ketul roti dan 2 ekor ikan”, kata seorang anak laki-laki.
Dan dengan makan siang anak laki-laki itu, YESUS memberi makan 5000 orang laki-laki, dan murid-murid-Nya mengumpulkan sisa makanan 12 bakul penuh.
“Tulang rahang seekor keledai”, Kata Simson.
Dan dengan itu ia membantai seribu orang Filistin yang merupakan musuh-musuh umat Tuhan.
“5 batu dan sebuah ketapel”, kata Daud si anak gembala.
Dan dengan sebutir batu itu dan ketapel, ia meruntuhkan Goliat, pejuang Filistin yang kuat itu.
Dalam konferensi para Gembala yang berbahasa Hokkien, Pdt.Mark, seorang yang melayani kebaktian bahasa Hokkien dan Mandarin, betapa kemampuan bahasa Hokkiennya sangat rendah dibandingkan para Gembala lainnya yang fasih dan sempurna bahasa Hokkien.
Tetapi, Tuhan berkenan memakai bahasa Hokkien sehari-hari Pdt.Mark untuk membimbing banyak orang yang berbicara dialek Hokkien, khususnya para lansia, kepada KRISTUS.
Banyak dari para lansia ini bersaksi bahwa untuk pertama kalinya dalam kehidupan mereka, mereka sepenuhnya dibebaskan dari rasa takut kepada penyakit, kesepian, kemerosotan di usia tua, bahkan kematian.
Sahabat, jangan memandang rendah apa yang nampaknya lemah dan tidak berarti menurut dunia.
Tuhan dapat memakai semua itu untuk merubuhkan raksasa-raksasa dalam kehidupan Anda!
Renungan:
Tuhan memakai apa yang dunia anggap lemah, bodoh, tidak terpandang, dan hina, untuk merendahkan apa yang dianggap kuat.
GRACE TO YOU.
(Source by Joseph Prince, Revised by Sugiono Sutedjo).